IMPLEMENTATION OF SIMPLE SMARTPHONE-BASED FINANCE THAT IMPACTS THE EFFICIENCY OF UMKM RECORDING IN CIBUNGBULANG SUB-DISTRICT

Authors

  • Elfin Krisdayanti Hia Pamulang University, Indonesia
  • Amelia Tirana Sita Pamulang University, Indonesia
  • Dhina Winnata Pamulang University, Indonesia
  • Moh Khaerul Anwar Maulana Pamulang University, Indonesia
  • Supriyono Pamulang University, Indonesia
  • Baharudin Saga Pamulang University, Indonesia
  • Andry Sugeng Pamulang University, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56127/ijme.v5i3.3111

Keywords:

Financial Literacy, Digital Financial Recording, Cash Flow, Digital Security, MSMEs, Cost Of Goods Sold (COGS)

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the Indonesian economy, yet their growth remains hampered by low levels of financial literacy, sub-optimal transaction recording, the commingling of personal and business finances, and limited understanding of calculating the Cost of Goods Sold (COGS). Furthermore, the proliferation of illegal online loan offers poses a distinct threat to the cash flow stability of business operators. This Community Service (PKM) activity, conducted by Master of Accounting students from Pamulang University, aims to enhance financial literacy, encourage structured transaction recording through smartphone applications, educate on cash flow management, reinforce the separation of personal and business finances, and provide an understanding of digital financial security for food and beverage MSME owners in Cibungbulang District, Bogor Regency. The implementation method was carried out in stages through a qualitative and participatory approach, consisting of: (1) data collection and problem identification, (2) socialization and presentation of materials, (3) training and hands-on practice in smartphone-based financial recording and COGS calculation, (4) mentoring, and (5) evaluation. The results of the activity indicate an increase in participants' understanding and awareness regarding the importance of orderly financial management. Participants demonstrated high enthusiasm in practicing smartphone-based transaction recording, as it was deemed more practical and efficient than manual record-keeping. Additionally, participants showed heightened vigilance in selecting legal digital financing services registered with the Financial Services Authority (OJK) to avoid the risks of illegal online loans. Overall, the combination of theoretical presentation and hands-on practice proved effective in enhancing the financial management capacity of MSMEs. Continuous mentoring and synergy among academia, local government, and the MSME Forum are required to ensure that good financial management habits can be consistently applied over the long term.

References

Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13.

Ayu Rahmawati, L. D. (2025). Pengaruh tingkat literasi keuangan terhadap kualitas laporan keuangan pada UMKM di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 25(2).

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI. (2023). Peran UMKM dalam perekonomian Indonesia. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Hidayat, T., & Suriani, A. (2021). Pengelolaan keuangan dan penerapan sistem pembukuan sederhana bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Jurnal Abdimas, 5(1), 23–30.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Ikatan Akuntan Indonesia.

Kurniawati, E., & Sadalia, I. (2023). Pengaruh pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana terhadap kemampuan pengelolaan keuangan dan kelangsungan UMKM. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(1), 78–90.

Marisya, F. (2022). Analisis perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing. Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah, 7(2), 142–150.

Otoritas Jasa Keuangan. (2016). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan. Otoritas Jasa Keuangan.

Pamuji, R. S. S., Saparinda, R. W., Rusdiana, A., & Musabaqoh, T. S. (2025). Penguatan UMKM melalui pemisahan keuangan pribadi dan modal usaha: Pemberdayaan masyarakat di Desa Juntinyuat, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Abdimas Galuh, 7(1), 114–121.

Prakoso, A. (2020). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM se-Eks Karesidenan Besuki. Valid: Jurnal Ilmiah, 17(2), 151–161.

Pratama, A., & Handayani, R. (2022). Pengaruh pemisahan keuangan pribadi dan usaha terhadap kelangsungan usaha mikro di Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 11(3), 210–225.

Putri, W. E. (2020). Pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Medan Marelan. Jurnal Pembangunan Perkotaan, 8(1), 1–8.

Rabianti. (2024). Analisis penerapan akuntansi berdasarkan SAK EMKM pada UMKM bengkel motor. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK), 7(2), 178–190.

Rais, M. (2019). Analisis sistem pencatatan akuntansi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Baubau. Jurnal Ilmiah Akuntansi Manajemen, 2(1), 60–71.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Syamsul. (2023). Literasi keuangan UMKM: Ditinjau dari aspek pengetahuan keuangan, lembaga keuangan, dan teknologi keuangan. LIABILITIES: Jurnal Pendidikan Akuntansi.

Downloads

Published

2026-09-23

How to Cite

Elfin Krisdayanti Hia, Amelia Tirana Sita, Dhina Winnata, Moh Khaerul Anwar Maulana, Supriyono, Baharudin Saga, & Andry Sugeng. (2026). IMPLEMENTATION OF SIMPLE SMARTPHONE-BASED FINANCE THAT IMPACTS THE EFFICIENCY OF UMKM RECORDING IN CIBUNGBULANG SUB-DISTRICT. International Journal Management and Economic, 5(3), 13–24. https://doi.org/10.56127/ijme.v5i3.3111

Citation Check

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.