Medication Adherence Associated with Tuberculosis Knowledge and Treatment Duration among Pulmonary Tuberculosis Patients at a TB DOTS Clinic in Jakarta, Indonesia

Authors

  • Andini Saraswati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika, Jakarta
  • Gaung Eka Ramadhan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika, Jakarta
  • Elly Junalia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika, Jakarta
  • Maryati Maryati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.56127/jukeke.v5i1.2429

Keywords:

Tuberculosis, Patient Knowledge, Treatment Duration, Medication Adherence, DOTS Clinic

Abstract

This study aimed to analyze medication adherence among pulmonary tuberculosis patients by examining the roles of patients’ knowledge level and treatment duration within a TB DOTS clinical setting. Methodology: A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted among 89 pulmonary tuberculosis patients at the TB DOTS Clinic of Pasar Minggu Regional General Hospital. Data were collected using structured questionnaires and clinical records. Univariate analysis described respondent characteristics, while bivariate analysis using the Chi-Square test examined the relationships between study variables. Findings: The results showed that most patients demonstrated poor knowledge of tuberculosis and associated with levels of medication adherence. A statistically significant relationship was found between patients’ knowledge and medication adherence, indicating that higher knowledge levels were associated with better adherence. In contrast, treatment duration was not significantly associated with medication adherence. Implications: These findings highlight the importance of strengthening patient education within tuberculosis control programs, as improved knowledge may enhance adherence and support successful treatment outcomes. Originality: This study provides empirical evidence from a real-world DOTS clinical setting by integrating patient knowledge and treatment duration in adherence analysis. The findings demonstrate that patient knowledge may play a more influential role than treatment duration in shaping medication adherence, offering a patient-centered contribution to tuberculosis care research.

References

Adawiyah, R. N., Akaputra, R., W., M. R., & Fachri, M. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi lama waktu pengobatan tuberkulosis paru klinis di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu tahun 2019–2023. Faktor, 1(1), 1–13.

Afilla Christy, B., Susanti, R., & Nurmainah, N. (2022). Hubungan tingkat kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis terhadap efek samping obat anti tuberkulosis (OAT). Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(1), 484–493. https://doi.org/10.37311/jsscr.v4i2.14830

Agustina, A. H., Purnama, A., & Koto, Y. (2024). Pengaruh edukasi berbasis media audiovisual terhadap kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis. Journal of Management Nursing, 3(3), 376–384. https://doi.org/10.53801/jmn.v3i3.188

Anung, S. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Muhammadiyah Selogiri. Jurnal Kesehatan, 6(1), 120–127.

Ariyani, A. Y., & Nur, A. S. (2023). Edukasi pencegahan tuberculosis paru dan pendamping minum obat keluarga. Jurnal Sains dan Seni ITS, 2(1), 238–243.

Azkia Rahma, N., Nur Indira, Z., Fauzi, H., Budi Lestari, U., & Kunci, A. B. (2024). Analisis diagnosis tuberkulosis paru pasien rawat inap bulan November 2023 di RSUD Banyumas. Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 5(3), 234–242. https://doi.org/10.25047/j-remi.v5i3.4718

Berliana, N., Listiawaty, R., & Prasetyo, H. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Nipah Panjang tahun 2019. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Christine Handayani Siburian, Silitonga, S. D., & Naibaho, E. N. V. (2023). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 160–168. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v2i1.1541

Danuri, & Maisaroh, S. (2019). Metodologi penelitian pendidikan (Cetakan I). Samudra Biru.

Dwiningrum, R., Wulandari, R. Y., & Yunitasari, E. (2021). Hubungan pengetahuan dan lama pengobatan TB paru dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Klinik Harum Melati. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6, 209–214. https://doi.org/10.30604/jika.v6is1.788

Fahlefi, F. R. (2023). Pengobatan tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin tahun 2023. Jurnal Kesehatan, 12(2), 1–7.

Fitriani, D., Ardi, N. B., Dewi, L. P., Mandira, T. M., & Muhayaroh, E. (2020). Hubungan kondisi fisik rumah dan perilaku hidup sehat dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja UPTD Puskesmas Perdana Kecamatan Sukaresmi. Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 1277–1288.

Harsismanto. (2021). Respiratory frequency of children with asthma using superbubbles blood intervention. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(2), 482–489. https://doi.org/10.14710/jekk.v7i2.10822

Hartanto, D., & Yuliani, S. (2019). Statistik riset pendidikan. Gramedia.

Hasina, S. N., Rahmawati, A., Faizah, I., Sari, R. Y., & Rohmawati, R. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (OAT) pada pasien tuberkulosis paru. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(2), 453–462. https://doi.org/10.32583/pskm.v13i2.908

Herdiman, H., Rahman, D., & Lindayani, L. (2020). Gambaran kepatuhan minum obat pada pasien TB di wilayah Puskesmas Kecamatan Cimaung. Jurnal Keperawatan Komprehensif, 6(1), 59–63. https://doi.org/10.33755/jkk.v6i1.175

Iyah, K. M. A. R. (2021). Patofisiologi penyakit infeksi tuberkulosis. Penerbit Kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Buku bagan SDIDTK. Kementerian Kesehatan RI.

Kusmiyani, O. T., Hermanto, H., & Rosela, K. (2024). Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien TB paru di Puskesmas Samuda dan Bapinang Kotawaringin Timur. Jurnal Surya Medika, 10(1), 139–151. https://doi.org/10.33084/jsm.v10i1.7165

Listiarini, D. A., Luailiyah, A., & Alfaruq, A. U. (2024). Peningkatan kualitas hidup melalui skrining tuberculosis paru dan pemeriksaan kesehatan rutin. Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM), 8(4), 3665–3673. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i4.24468

Mahyani. (2024). Hubungan pengetahuan pasien TB paru dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah tahun 2023. Jurnal Kesehatan, 6, 134–149.

Maison, D. P. (2022). Tuberculosis pathophysiology and anti-VEGF intervention. Journal of Clinical Tuberculosis and Other Mycobacterial Diseases, 27, Article 100300. https://doi.org/10.1016/j.jctube.2022.100300

Muhid, A. (2019). Analisis statistik: Lima langkah praktis analisis statistik dengan SPSS for Windows (Edisi 2). Zifatama Jawara.

Nabila, N. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (OAT) pada penderita tuberkulosis paru: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 6(8), 1478–1484. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i8.3484

Notoadmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. EGC.

Notoadmodjo. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Nurbaety, B., Wahid, A. R., & Suryaningsih, E. (2020). Gambaran tingkat pengetahuan dan kepatuhan pada pasien tuberkulosis di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB periode Juli–Agustus 2019. Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 1(1), 8. https://doi.org/10.31764/lf.v1i1.1205

Nurliani, N., Solikin, S., & Sukarlan, S. (2024). Sikap dan perilaku keluarga dalam pencegahan penularan tuberkulosis paru. Jurnal Keperawatan Suaka Insan, 9(1), 35–42. https://doi.org/10.51143/jksi.v9i1.590

Pralambang, S. D., & Setiawan, S. (2021). Faktor risiko kejadian tuberkulosis di Indonesia. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 2(1), 60. https://doi.org/10.51181/bikfokes.v2i1.4660

Rasyid, A., & Heryawan, L. (2023). Klasifikasi penyakit tuberculosis organ paru manusia berdasarkan citra rontgen thorax menggunakan metode convolutional neural network. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 35–44. https://doi.org/10.33560/jmiki.v11i1.484

Rika, Y. (2022). Penyuluhan kesehatan tentang tuberculosis (TB paru). Jurnal Pengabdian Kesehatan, 16(1), 1–23.

Riskesdas. (2022). Laporan Provinsi DKI Jakarta: Riskesdas 2022. Laporan Nasional Kesehatan.

Ritassi, A. J., Nuryanto, I. K., & Rismawan, M. (2024). Hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup penderita tuberkulosis. Jurnal Gema Keperawatan, 17(1), 63–78. https://doi.org/10.33992/jgk.v17i1.3255

Safitri, E. D., & Firdaus, I. (2024). Pengetahuan manfaat obat terhadap kepatuhan penderita TBC di Puskesmas Baki. Jurnal Kesehatan, 9(2), 65–75.

Salestin, N. G., Luh, W. N., & Surianto, F. (2022). Gambaran kepatuhan pasien tuberkulosis dalam meminum obat di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Provinsi Maluku. Carolus Journal of Nursing, 5(1), 2022–2078.

Sari, G. K., Sarifuddin, & Setyawati, T. (2022). Tuberkulosis paru post wodec pleural effusion: Case report. Jurnal Medical Profession, 4(2), 174–182.

Sikumbang, R. H., Eyanoer, P. C., & Siregar, N. P. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB paru pada usia produktif. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 21(1), 32–43. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v21i1.196

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. CV Alfabeta.

Syapitri, H., Amalia, A., & Aritonang, J. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. Ahlimedia Press.

Syapitri, H., Amila, & Aritonang, J. (2020). Buku ajar metodologi penelitian kesehatan (Cetakan pertama). Ahlimedia Press.

WHO. (2020). Tuberculosis report. World Health Organization.

WHO. (2023). WHO proposed programme budget 2024–2025. World Health Organization.

Yuli. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kasus tuberkulosis paru berdasarkan hasil pemeriksaan TCM. Jurnal Kesehatan, 4(1), 1–23.

Downloads

Published

2026-01-05

How to Cite

Saraswati, A., Ramadhan, G. E., Junalia, E., & Maryati, M. (2026). Medication Adherence Associated with Tuberculosis Knowledge and Treatment Duration among Pulmonary Tuberculosis Patients at a TB DOTS Clinic in Jakarta, Indonesia. Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 5(1), 76–89. https://doi.org/10.56127/jukeke.v5i1.2429

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.