Pengaruh Kesulitan Keuangan, Leverage, dan Profitabilitas terhadap Keterlambatan Audit pada Perusahaan Consumer Cyclicals

Authors

  • Melsi Lefiyana Universitas Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56127/jaman.v6i02.2941

Keywords:

audit delay, financial distress, leverage, profitabilitas

Abstract

Laporan keuangan auditan yang disampaikan tepat waktu sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang andal di pasar modal. Namun, keterlambatan audit dapat mengurangi relevansi informasi keuangan. Penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang tidak konsisten mengenai pengaruh kesulitan keuangan, leverage, dan profitabilitas terhadap keterlambatan audit, khususnya pada sektor consumer cyclicals di Indonesia. Hal ini menunjukkan perlunya bukti empiris yang lebih spesifik berdasarkan sektor. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesulitan keuangan, leverage, dan profitabilitas terhadap keterlambatan audit pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024, dengan mengendalikan ukuran perusahaan dan reputasi kantor akuntan publik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif eksplanatori dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan auditan, laporan tahunan, dan pengumuman bursa. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive terhadap 21 perusahaan, sehingga diperoleh 63 observasi perusahaan-tahun. Setelah penghapusan pencilan, sebanyak 37 observasi dianalisis. Keterlambatan audit diukur berdasarkan jumlah hari antara akhir tahun buku dan tanggal laporan auditor. Kesulitan keuangan, leverage, dan profitabilitas masing-masing diukur menggunakan Altman Z-Score, Debt-to-Equity Ratio, dan Return on Assets. Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda. Hasil: Kesulitan keuangan (B = −0,037; p = 0,955), leverage (B = −0,451; p = 0,151), dan profitabilitas (B = 0,068; p = 0,924) tidak berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan audit. Ukuran perusahaan berpengaruh signifikan dalam mengurangi keterlambatan audit (B = −0,411; p = 0,020), sedangkan reputasi auditor tidak berpengaruh signifikan. Model penelitian tidak signifikan (F = 1,847; p = 0,133) dan hanya mampu menjelaskan 10,5% variasi keterlambatan audit. Implikasi: Ketepatan waktu audit kemungkinan lebih dipengaruhi oleh kapasitas operasional dan tata kelola perusahaan daripada indikator keuangan semata. Orisinalitas: Penelitian ini memberikan bukti empiris spesifik sektor dari perusahaan consumer cyclicals di Indonesia dengan menggunakan model yang mengintegrasikan determinan keuangan dan faktor terkait audit.

Author Biography

Melsi Lefiyana, Universitas Lampung

Mahasiswa Program Studi Akuntansi

References

Anggraeni, D. F., & Mildawati, T. (2023). Pengaruh profitabilitas, solvabilitas, ukuran perusahaan dan opini audit terhadap audit delay yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 12(6), 1–18.

Apriwandi, A., & Christine, D. (2023). Manajemen keuangan lanjutan. Literasi Nusantara Abadi.

Apriwandi, A., Pratiwi, D., & Sari, R. (2023). Pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage terhadap audit delay. Jurnal Ekuilnomi, 5(2), 225–236. https://doi.org/10.36985/hvs9y121

Ashton, R. H., Willingham, J. J., & Elliott, R. K. (1987). An empirical analysis of audit delay. Journal of Accounting Research, 25(2), 275–292.

Bursa Efek Indonesia. (2022). Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang kewajiban penyampaian informasi Nomor Kep-00066/BEI/09-2022. Bursa Efek Indonesia.

Christian, N., & Purba, H. G. P. B. (2023). Pengaruh pelanggaran perjanjian, leverage, dan financial distress terhadap audit delay. Journal of Trends Economics and Accounting Research, 4(1), 11–19. https://doi.org/10.47065/jtear.v4i1.757

Dianova, A., Aulia, D., & Sari, R. (2021). Effect of leverage, profitability and audit committee on audit delay with KAP reputation as moderating variable. Budapest International Research and Critics Institute-Journal, 4(3), 3906–3916. https://doi.org/10.33258/birci.v4i3.2158

Gustiana, E. C., & Rini, D. D. O. (2022). Pengaruh profitabilitas, solvabilitas, ukuran perusahaan dan financial distress terhadap audit delay. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 6(4), 3688–3700. https://doi.org/10.33395/owner.v6i4.1119

Hasanah, R., & Estiningrum, S. D. (2022). Analisis faktor penyebab audit delay: Studi kasus pada perusahaan jasa keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019–2020. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 6(2), 2548–2557. https://doi.org/10.33395/owner.v6i2.816

Indriani, A., & Alamsyah, S. (2020). Pengaruh profitabilitas dan solvabilitas terhadap audit delay. Jurnal Akuntansi dan Ekonomika, 10(2), 1–8. https://doi.org/10.37859/jae.v10i2.2060

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.

Noviar, N. B., & Teg Teg, W. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 10(1), 153–160. https://doi.org/10.37641/jiakes.v10i1.1267

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 14/POJK.04/2022 tentang penyampaian laporan keuangan berkala emiten atau perusahaan publik. Otoritas Jasa Keuangan.

Pingass, R. L., & Dewi, N. L. (2022). Pengaruh financial distress dan opini audit terhadap audit delay. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 20(1), 63–77. https://doi.org/10.19184/jauj.v20i1.29564

Putri, D., & Silaen, K. (2022). Analisis pengaruh profitabilitas dan financial distress terhadap audit report lag pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014–2018. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 19(2).

Rahmaita, R., Arifin, A., & Putri, M. (2024). Pengaruh financial distress, struktur modal, total aset dan profitabilitas terhadap audit delay pada perusahaan sub-sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019–2022. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas, 26(1), 140–150.

Salsabila, N., Rahmawati, R., & Putra, A. (2024). Pengaruh profitabilitas, solvabilitas, ukuran perusahaan, financial distress, dan opini audit terhadap audit delay pada perusahaan sub-sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2022. Journal of Economics and Banking, 6(2), 207–219.

Sasvinorita, A., & Meini, Z. (2023). The effect of profitability, leverage, and company size on audit delay with KAP’s reputation as a moderating variable. Jurnal Ekonomi, 12(1), 232–241.

Spence, M. (1973). Job market signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355–374.

Tanama, N. R., & Priono, H. (2023). Pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage terhadap audit delay: Studi empiris perusahaan perkebunan pada Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomis, 7(1), 212–216. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v7i1.870

Zein, F., & Yeni, A. R. (2022). Peran ukuran perusahaan, ukuran kantor akuntan publik, dan opini audit dalam audit delay. Media Riset Akuntansi, 12(2), 271–290.

Downloads

Published

2026-08-19

How to Cite

Lefiyana, M. (2026). Pengaruh Kesulitan Keuangan, Leverage, dan Profitabilitas terhadap Keterlambatan Audit pada Perusahaan Consumer Cyclicals. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen Bisnis, 6(02), 48–53. https://doi.org/10.56127/jaman.v6i02.2941

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.