DAMPAK JUMLAH UANG BEREDAR PADA PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2014 - 2025

Authors

  • Yogi Afrianto Universitas Gunadarma

DOI:

https://doi.org/10.56127/jekma.v4i3.2433

Keywords:

Jumlah Uang Beredar, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi

Abstract

Perekonomian Indonesia pada tahun 2025 mengalami gejolak ekonomi yang menarik. Disaat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang belum tinggi, pada tahun 2025 ini kasus pemutusan hubungan kerja tinggi, begitupula dengan harga bahan pokok di masyarakat. Perekonomian Indonesia bisa maju bila ditopang dengan aktifitas ekonomi berjalan dengan cepat. Hal ini bisa dilihat dari jumlah uang beredar pada Indonesia. Jumlah uang beredar yang tinggi bila di kelola dengan baik akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonmi dan tingkat inflasi di Indonesia. Namun hal ini berbeda dengan hasil peneliatan ini yang menunjukan jumlah uang beradar di indoneisa belum mapu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi mengalami stagnan pada tahun 2014 sebesar 5,01% dan pada tahun berjalan 2025 sebesar 5,01%.. Namun jumlah uang beredar di Indonesia di kelola dengan baik untuk menjaga inflasi Indonesia. Inflasi Indonesia turun signifikan dari 8,36% pada tahun 2014 menjadi 0,21% pada tahun berjalan 2025.

References

[1] Akinbobola, T.O. 2012. The Dynamics of Money Suplly, Excange Rate and Inflation in Negeria. Journal of Applied Finance and Banking. Vol 2 No 4

[2] Amaliyah, F., & Aryanto, A. (2022). Pengaruh Jumlah Uang Beredar dan Suku Bunga Terhadap Inflasi di Indonesia. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 6(2), 1342- 1349.

[3] Asnawi, & Fitria, H. (2018). Pengaruh Jumlah Uang Beredar,Tingkat Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomika Indonesia, 7(1), 24–32.

[4] Badan Pusat Statistik. Data Jumlah Uang Beredar, Pertumbuhan Ekonomi, dan Tingkat Inflasi Indonesia tahun 2014 – 2025.

[5] Ervani, E. V. A. (2004). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Periode tahun 1980.1-2004.IV. 7(2), 17–18.

[6] Fadhila, I. A. (2024). Pengaruh Saham Syariah, Inflasi dan Jumlah Uang Beredar (JUB) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dengan Nilai Tukar Sebagai Variabel Moderasi Tahun 2015-2023. Doctoral dissertation, IAIN SALATIGA.

[7] Jawak, A. Y. P. B., & Sipayung, S. M. (2024). Pengaruh Inflasi, Jumlah Uang Beredar, Dan BI Rate Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2020-2023. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1), 1198–1205.

[8] Padmayoni, N. P. K. S., & Jember, I. M. (2020). Pengaruh Jumlah Wisatawan Asing, Jumlah Uang Beredar Dan Inflasi Terhadap Nilai Tukar. In E-Jurnal Ep Unud (Vol. 9, Issue 5, Pp. 1114–1142).

[9] Sudirman, S., Hidayat, N., & Rahman, A. (2022). Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Jumlah Uang Beredar terhadap Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Al-Buhuts, 18(2), 349–364.

[10] Sukirno, S. (2015). Makroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

[11] Suri, N. I., & Hayati, B. (2022). The Analysis Of The Linkages Between Inflation, Exports And Imports, And The Interest Rate On The Exchange Rate In Indonesia In The Year 2010-2019. In Afebi Economic And Finance Review (Vol. 7, Issue 1, P. 42). Journal.Afebi.Org

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Yogi Afrianto. (2025). DAMPAK JUMLAH UANG BEREDAR PADA PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2014 - 2025. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 4(3), 118–122. https://doi.org/10.56127/jekma.v4i3.2433

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.