Analisis Penerapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dalam Sistem Proteksi Kebakaran di PT. China Construction Industrial & Energy Engineering

Authors

  • Iin Ira Kartika Universitas Sehati Indonesia, Indonesia
  • Chaerani Tri Yuliana Universitas Sehati Indonesia , Indonesia
  • Wieke Widhiantika Universitas Sehati Indonesia , Indonesia
  • Wendi Darmawan Universitas Sehati Indonesia , Indonesia
  • Jumaedi Jumaedi Universitas Sehati Indonesia , Indonesia
  • Devi Fitriyastanti Universitas Sehati Indonesia , Indonesia
  • Yasin Azhari Universitas Sehati Indonesia , Indonesia
  • Najwa Khoirotun Nisa Universitas Sehati Indonesia , Indonesia
  • Afra Khusnul Shafira Universitas Sehati Indonesia , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56127/jammu.v5i01.2770

Keywords:

APAR, proteksi kebakaran, keselamatan kerja, alat pemadam api ringan, industri konstruksi

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu potensi bahaya kerja yang sering terjadi di lingkungan industri dan konstruksi serta dapat menyebabkan kerugian material, kecelakaan kerja, hingga korban jiwa. Salah satu sistem proteksi kebakaran aktif yang umum digunakan di tempat kerja adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan APAR sebagai bagian dari sistem proteksi kebakaran di PT. China Construction Industrial & Energy Engineering (PT. CCIEE). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi. Aspek yang dianalisis meliputi jenis APAR, kesesuaian penempatan, kondisi fisik, sistem inspeksi, pemeliharaan, serta pemahaman pekerja mengenai penggunaan APAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menyediakan beberapa jenis APAR sesuai potensi bahaya kebakaran di masing-masing area kerja, seperti Dry Chemical Powder, CO₂, dan Foam. Namun masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian seperti APAR yang diletakkan langsung di lantai, dokumentasi inspeksi yang belum optimal, serta pemahaman pekerja terkait klasifikasi kebakaran dan jenis APAR yang masih terbatas. Kegiatan pelatihan dan simulasi secara berkala terbukti meningkatkan kemampuan tanggap darurat pekerja dalam menghadapi kebakaran tahap awal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan APAR di PT. CCIEE secara umum telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan pada sistem inspeksi, pemeliharaan, pelatihan pekerja, serta pengawasan agar sistem proteksi kebakaran di lingkungan kerja menjadi lebih optimal.

References

Ashari, M. L., Nurcahyo, P. J., & Widodo, S. (2023). Analisis kesesuaian alat pemadam api ringan berdasarkan Permenakertrans No. 4 Tahun 1980 di area workshop mekanik perusahaan galangan kapal. IJESPG Journal, 1(3), 12–20.

Azizah, A., Wahyuni, I., & Jayanti, S. (2023). Tinjauan penerapan alat pemadam api ringan (APAR) dalam implementasi sistem proteksi kebakaran aktif. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(3), 145–152. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.3.145-152

Hasna, A. M., Dahlia, S., Harsono, R. T. N., & Adiputra, A. (2023). Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran. Jambura Geo Education Journal, 4(2), 147–156. https://doi.org/10.34312/jgej.v4i2.19732

International Organization for Standardization. (2017). ISO 7165:2017 Fire fighting — Portable fire extinguishers — Performance and construction. Geneva: ISO.

Mubarak, H., Rahman, A., & Yusuf, M. (2023). Sosialisasi penggunaan APAR sebagai bagian edukasi keselamatan dan kesehatan kerja. Jurnal Pengabdian Teknik Industri, 3(1), 1–13.

National Fire Protection Association. (2022). NFPA 10: Standard for portable fire extinguishers. Quincy, MA: NFPA.

Occupational Safety and Health Administration. (2024). Portable fire extinguishers standard 29 CFR 1910.157. Washington DC: U.S. Department of Labor.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER.04/MEN/1980 tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan.

Purba, D., & Sitorus, F. (2021). Evaluasi sistem proteksi kebakaran aktif pada bangunan industri. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 6(2), 88–96.

Ramli, S. (2010). Petunjuk praktis manajemen kebakaran (Fire management). Jakarta: Dian Rakyat.

SNI 180-1. (2022). Spesifikasi alat pemadam api portabel. Badan Standardisasi Nasional.

Suma’mur, P. K. (2014). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto.

Tarwaka. (2017). Keselamatan dan kesehatan kerja: Manajemen dan implementasi K3 di tempat kerja. Surakarta: Harapan Press.

Wahyudi, T., & Kurniawan, D. (2020). Analisis sistem tanggap darurat kebakaran pada proyek konstruksi gedung bertingkat. Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil, 3(1), 55–63.

Yuniati, K., & Wahyuningsih, A. S. (2022). Penerapan alat pemadam api ringan berdasarkan Permenakertrans No. 04 Tahun 1980. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 2(2), 201–207. https://doi.org/10.15294/ijphn.v2i2.51465

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Kartika, I. I., Yuliana, C. T., Widhiantika, W., Darmawan, W., Jumaedi, J., Fitriyastanti, D., … Shafira, A. K. (2026). Analisis Penerapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dalam Sistem Proteksi Kebakaran di PT. China Construction Industrial & Energy Engineering.  Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin, 5(01), 15–20. https://doi.org/10.56127/jammu.v5i01.2770

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)