Determinan Tax Avoidance: Corporate Social Responsibility, Leverage, dan Kinerja Keuangan pada Perusahaan Manufaktur Periode 2021–2025
DOI:
https://doi.org/10.56127/jaman.v6i02.2962Keywords:
Corporate Social Responsibility, Financial Performance, Leverage, Tax AvoidanceAbstract
Tax avoidance menjadi perhatian karena strategi perencanaan pajak perusahaan berpotensi mengurangi penerimaan negara, sementara penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang belum konsisten mengenai keterkaitannya dengan Corporate Social Responsibility (CSR), leverage, dan kinerja keuangan. Inkonsistensi tersebut memerlukan pengujian lebih lanjut pada perusahaan manufaktur sektor industri di Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh CSR, leverage, dan kinerja keuangan terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif kausal dengan data panel sekunder. Teknik purposive sampling menghasilkan sampel sebanyak 22 perusahaan dengan total 110 observasi perusahaan-tahun. Tax avoidance diproksikan menggunakan Effective Tax Rate (ETR), CSR menggunakan Corporate Social Responsibility Disclosure Index (CSRDI), leverage menggunakan Debt to Equity Ratio (DER), dan kinerja keuangan menggunakan Return on Assets (ROA). Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 13. Hasil: CSR (p = 0,8696), leverage (p = 0,1562), dan kinerja keuangan (p = 0,4050) tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap tax avoidance. Secara simultan, model penelitian menunjukkan hasil yang signifikan (p < 0,001), dengan Adjusted R² sebesar 49,41%. Implikasi: Evaluasi tax avoidance perlu mempertimbangkan berbagai karakteristik perusahaan secara simultan karena pengaruhnya tidak hanya ditentukan oleh satu faktor secara individual. Orisinalitas: Penelitian ini mengintegrasikan pengungkapan tanggung jawab sosial, struktur modal, dan profitabilitas dalam kerangka analisis data panel periode 2021–2025 yang secara spesifik berfokus pada perusahaan manufaktur sektor industri di Indonesia.
References
Andriyani, L., & Carolina, V. (2023). Corporate social responsibility dan tax avoidance di Indonesia. Jurnal Akuntansi AKUNESA, 12(1), 57–67. doi:10.26740/akunesa.v12n1.p57-67
Anthoni, L., & Yusuf, Y. (2022). Moderasi manajemen laba pada pengaruh corporate social responsibility terhadap profitabilitas perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Bisnis Indonesia (JABISI), 3(1), 52–62.
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Fundamentals of financial management (15th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Devi, N., & Kumalasari, D. (2024). Corporate social responsibility and corporate sustainability: Evidence from Indonesian listed companies. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 21(1), 45–61.
Dewi, P. P., & Dewi, N. P. A. P. A. N. P. (2025). Peran corporate social responsibility memoderasi hubungan profitabilitas, leverage, capital intensity dengan tax avoidance. KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 17(1), 89–105. doi:10.22225/kr.17.1.2025.89-105
Doaly, D. L., Herlambang, H., & Yusuf, Y. (2025). Pengaruh corporate social responsibility, good corporate governance dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Jurnal Portofolio: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 4(2), 235–246.
Ganefo Sudirman, G., & Mahwiyah, M. (2024). Pengaruh corporate governance terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, 11(1), 15–30.
Hidayat, A., & Novita, R. (2023). Pengaruh corporate social responsibility terhadap tax avoidance. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 7(3), 2555–2565. doi:10.33395/owner.v7i3.1521
Indriyanti, A., & Dalimunthe, I. P. (2023). Profitability as a moderator of leverage and firm size on tax avoidance: Empirical study at Indonesia construction companies. eCo-Fin, 5(3), 278–288. doi:10.32877/ef.v5i3.983
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. doi:10.1016/0304-405X(76)90026-X
Lanis, R., & Richardson, G. (2012). Corporate social responsibility and tax aggressiveness: An empirical analysis. Journal of Accounting and Public Policy, 31(1), 86–108. doi:10.1016/j.jaccpubpol.2011.10.006
Suchman, M. C. (1995). Managing legitimacy: Strategic and institutional approaches. Academy of Management Review, 20(3), 571–610. doi:10.2307/258788
Sutandi, S. (2022). The effect of CEO overconfidence, profitability, and corporate social responsibility on tax avoidance. Global Accounting, 1(2), 110–117.
Taqyuddin, M. F., & Haryanto, H. (2024). Pengaruh corporate social responsibility, profitabilitas, leverage, likuiditas, dan pertumbuhan penjualan terhadap tax avoidance: Studi empiris pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018–2022. Diponegoro Journal of Accounting, 13(4), 1–14.
Wahdi, N. (2024). Pengaruh corporate social responsibility, profitabilitas, intensitas aset, leverage terhadap penghindaran pajak dengan kualitas audit sebagai variabel moderating pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), 7(5). doi:10.31539/costing.v7i5.11912














