Analisis Perubahan Perilaku Berutang Peserta setelah Edukasi “Baca–Hitung–Cek sebelum Klik Setuju”: Studi pada Strategi Penggunaan Pinjol Legal yang Aman dan Bertanggung Jawab
DOI:
https://doi.org/10.56127/jammu.v4i03.2573Abstract
Kemudahan akses pinjaman online (pinjol) mendorong peningkatan penggunaan layanan kredit digital, namun sering diikuti perilaku berutang yang kurang terencana akibat minimnya pemahaman biaya, tenor, dan risiko, termasuk risiko layanan ilegal dan penyalahgunaan data pribadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan perilaku berutang peserta setelah edukasi “Baca–Hitung–Cek sebelum Klik Setuju” sebagai strategi penggunaan pinjol legal yang aman dan bertanggung jawab. Metodologi menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan desain pretest–posttest dan pendalaman kualitatif. Responden merupakan peserta kegiatan edukasi literasi keuangan digital pada komunitas/instansi mitra. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pemahaman struktur biaya (bunga, biaya layanan, denda), kemampuan perencanaan pembayaran (cashflow sederhana), perilaku verifikasi legalitas, serta indikator kehati-hatian digital (izin aplikasi, OTP, phishing). Data kualitatif diperoleh melalui wawancara singkat/FGD untuk menangkap alasan perubahan keputusan berutang dan hambatan penerapan strategi. Analisis kuantitatif dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji beda berpasangan, sedangkan data kualitatif dianalisis tematik. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman komponen biaya dan kemampuan menghitung total kewajiban, peningkatan kepatuhan verifikasi legalitas sebelum meminjam, serta penurunan kecenderungan mengambil pinjaman tanpa perencanaan. Peserta juga melaporkan perubahan strategi penggunaan pinjol menjadi lebih selektif, seperti membatasi nominal, memilih tenor realistis, dan mengutamakan kebutuhan produktif. Implikasi penelitian menegaskan bahwa strategi edukasi sederhana dan operasional “Baca–Hitung–Cek” efektif mendorong perilaku pinjol yang lebih aman, dan dapat dijadikan model intervensi literasi keuangan digital berbasis komunitas/sekolah. Orisinalitas penelitian terletak pada pengukuran perubahan perilaku berutang yang dikaitkan langsung dengan langkah praktis pengambilan keputusan pinjol (membaca ringkasan, menghitung total biaya, dan mengecek legalitas) serta integrasinya dengan praktik keamanan data pribadi.













