GREEN INNOVATION DALAM USAHA MIKRO: PERAN KESADARAN LINGKUNGAN, JEJARING SOSIAL, DAN AKSES MIKROFINANSIAL
DOI:
https://doi.org/10.56127/jaman.v5i1.2157Keywords:
Green innovation, usaha mikro, keberlanjutan, jejaring sosial, mikrofinansialAbstract
Dalam era transisi menuju ekonomi berkelanjutan, green innovation (GI) menjadi strategi penting bagi pelaku usaha, termasuk usaha mikro yang berperan signifikan dalam struktur ekonomi negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mendorong dan menghambat adopsi GI pada usaha mikro, serta memahami kontribusinya terhadap keberlanjutan dan kinerja usaha. Kajian ini didorong oleh masih terbatasnya literatur yang membahas GI dalam konteks usaha mikro, khususnya terkait peran akses mikrofinansial, jejaring sosial lokal, dan nilai-nilai budaya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilakukan di tiga wilayah urban dan semi-urban di Indonesia, melibatkan 15 pelaku usaha mikro dari sektor makanan-minuman, kerajinan, dan jasa kebersihan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan pribadi dan permintaan konsumen merupakan faktor utama pendorong GI, sementara keterbatasan teknis, minimnya dukungan pemerintah, dan akses pembiayaan menjadi hambatan utama. Temuan juga menyoroti pentingnya peran jejaring sosial dan nilai lokal dalam memfasilitasi inovasi secara informal. Studi ini berkontribusi secara teoretis dengan memperluas kerangka GI dalam konteks mikrofinansial dan sosial budaya, serta secara praktis memberikan rekomendasi kebijakan berbasis komunitas untuk memperkuat adopsi GI di tingkat usaha mikro.
References
[1] Chen, Y., & Liang, H. (2023). Adoption of green innovation in SMEs: A literature review. Journal of Cleaner Production, 412, 137561. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2023.137561
[2] Geels, F. W. (2004). From sectoral systems of innovation to socio-technical systems: Insights about dynamics and change from sociology and institutional theory. Research Policy, 33(6–7), 897–920. https://doi.org/10.1016/j.respol.2004.01.015
[3] Liu, Y., Wang, J., & Sun, H. (2024). Green innovation capability and performance: The mediating role of environmental awareness in micro-enterprises. Sustainability, 16(3), 9457. https://doi.org/10.3390/su16039457
[4] Ndlovu, T. P., Khumalo, M. S., & Sithole, L. (2025). Adaptive green business models in microenterprises: Evidence from Sub-Saharan Africa. Administrative Sciences, 15(4), 143. https://doi.org/10.3390/admsci15040143
[5] Sabando-Vera, E., Santisteban-Esponera, J., Martínez-Rodríguez, R. A., & Núñez-Barriopedro, E. (2025). Growing a greener future: A bibliometric analysis of green innovation in SMEs. Sustainability, 17(1), 211. https://doi.org/10.3390/su17010211
[6] Thaha, A. F., Suryanto, R. A., & Abdullah, N. (2025). Mapping trends and gaps in green innovation for SMEs: A bibliometric approach. Journal of Scientific Research, 17(11), 1203–1219. https://doi.org/10.5530/jscires.20251711
[7] Zhang, Y., Liu, X., & Chen, L. (2024). Drivers and barriers of green product innovation in small firms: Evidence from emerging markets. Sustainability, 16(24), 10956. https://doi.org/10.3390/su162410956
[8] Gonzalez-Varona, J., Diaz, M., & Escobar, J. (2024). Digital transformation and green capability in SMEs: Organizational learning as a driver. arXiv preprint arXiv:2406.01615. https://doi.org/10.48550/arXiv.2406.01615














