Kriteria Pengarangan
1. Ketentuan Umum Kepengarangan
Jurnal Ilmiah Teknik (JUIT) berkomitmen menerapkan prinsip transparansi, keadilan, akuntabilitas, dan integritas akademik dalam penetapan kepengarangan artikel ilmiah.
Kepengarangan merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi intelektual yang substansial terhadap suatu penelitian sekaligus mencerminkan tanggung jawab akademik atas keakuratan, orisinalitas, validitas, dan integritas karya ilmiah yang dipublikasikan.
Setiap individu yang dicantumkan sebagai penulis wajib memenuhi kriteria kepengarangan yang ditetapkan oleh jurnal. Penetapan urutan penulis harus didasarkan pada kesepakatan seluruh penulis dengan mempertimbangkan kontribusi nyata masing-masing individu.
JUIT tidak memperkenankan pencantuman individu sebagai penulis semata-mata karena jabatan akademik, kedudukan struktural, hubungan profesional, atau pemberian dukungan administratif maupun finansial.
2. Kriteria Kepengarangan
JUIT mengadopsi empat kriteria utama kepengarangan berdasarkan prinsip ICMJE. Seseorang dapat dicantumkan sebagai penulis apabila memenuhi seluruh kriteria berikut:
2.1 Kontribusi Substansial terhadap Penelitian
Memberikan kontribusi intelektual yang signifikan terhadap konsepsi atau desain penelitian, atau terhadap pengumpulan, analisis, maupun interpretasi data penelitian.
Dalam bidang teknik dan teknologi, kontribusi tersebut dapat mencakup perancangan eksperimen, pengembangan metode, pemodelan matematis, pengembangan algoritma, simulasi numerik, analisis komputasi, dan interpretasi hasil pengujian.
2.2 Keterlibatan dalam Penyusunan atau Revisi Naskah
Terlibat secara aktif dalam penyusunan naskah ilmiah atau melakukan revisi kritis terhadap substansi intelektual yang penting.
2.3 Persetujuan terhadap Naskah Akhir
Memberikan persetujuan terhadap versi akhir naskah yang akan diterbitkan serta menyetujui substansi ilmiah dan informasi kepengarangan yang tercantum di dalamnya.
2.4 Tanggung Jawab atas Integritas Ilmiah
Bersedia bertanggung jawab terhadap seluruh aspek karya ilmiah dengan memastikan bahwa pertanyaan mengenai keakuratan atau integritas bagian mana pun dari penelitian dapat ditelusuri, diperiksa, dan diselesaikan secara tepat.
Keempat kriteria tersebut wajib dipenuhi oleh setiap individu yang dicantumkan sebagai penulis.
3. Kontribusi Penulis (Author Contributions)
JUIT mendorong transparansi kontribusi masing-masing penulis melalui pernyataan kontribusi penulis (Author Contributions Statement).
Untuk mendukung pelaporan yang sistematis, JUIT merekomendasikan penggunaan taksonomi Contributor Roles Taxonomy (CRediT), yang meliputi:
-
Conceptualization: Perumusan ide, konsep, dan tujuan penelitian.
-
Methodology: Pengembangan atau perancangan metodologi penelitian.
-
Software: Pengembangan perangkat lunak, kode program, atau algoritma.
-
Validation: Pengujian dan verifikasi hasil, metode, atau model penelitian.
-
Formal Analysis: Analisis statistik, matematis, atau komputasional.
-
Investigation: Pelaksanaan eksperimen, pengujian, survei, atau pengumpulan bukti penelitian.
-
Resources: Penyediaan bahan, peralatan, fasilitas, atau sumber daya penelitian.
-
Data Curation: Pengelolaan, dokumentasi, dan pemeliharaan data penelitian.
-
Writing – Original Draft: Penyusunan draf awal artikel ilmiah.
-
Writing – Review & Editing: Peninjauan, penyuntingan, dan revisi substantif naskah.
-
Visualization: Penyusunan grafik, gambar, diagram, atau visualisasi data.
-
Supervision: Pengawasan dan pembimbingan kegiatan penelitian.
-
Project Administration: Pengelolaan dan koordinasi pelaksanaan penelitian.
-
Funding Acquisition: Perolehan dukungan pendanaan penelitian.
Satu penulis dapat memiliki lebih dari satu peran, dan satu peran dapat dijalankan oleh beberapa penulis.














